Personel Satpol PP Kota Semarang mengingatkan kepada pengunjung yang anaknya tidak memakai masker di Mal Tentrem, Senin (24/8). |
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dalam sepekan ini, pihaknya secara masif dan serentak melakukan penegakan protokol kesehatan. Tidak hanya pasar dan perkantoran, tetapi juga pusat-pusat keramaian masyarakat lainnya.
Ganjar menjelaskan, setiap koordinator wilayah (Korwil) yang telah dibentuk di eks Karesidenan diminta untuk mengaktifkan dan mengajak kabupaten/kota setempat melakukan penegakan protokol kesehatan secara masif. Penegakan hukum bagi pelanggar protokol kesehatan, sudah mulai diberlakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Jateng.
Menurutnya, pemprov sudah menyusun peraturan gubernur (Pergub) yang menjadi dasar dari penegakan hukum itu. Sehingga, aparat Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah bisa melaksanakan sebagai payung hukum.
"Kita minta Satpol PP menyiapkan rencana atau program penegakan hukum secara serentak, di seluruh Jawa Tengah. Dan saya berharap, kalau diperlukan penegakan secara spesifik kami akan dengan senang hati. Dengan semua lini diawasi dan dilakukan penegakan, ada satu harapan masyarakat menjadi taat," kata Ganjar usai memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan COVID-19, Senin (24/8).
Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, untuk penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan sudah ada di dalam aturan masing-masing kabupaten/kota. Mulai dari teguran lisan, tertulis dan sampai pada pencabutan izin sementara usahanya hingga denda. (K-08)
0 komentar:
Posting Komentar