Gubernur Ganjar Pranowo ditemani Kapolda Irjen Pol Rycko Amelza dan Pangdam IV/IV Mayjen TNI M Effendi menjelaskan soal patroli siber selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Jateng. |
Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pemprov bersama jajaran Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro sudah berkoordinasi, untuk menggelar patroli siber dalam upaya mencegah dan menangkal berita hoax selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 mendatang.
Ganjar Pranowo menjelaskan, setidaknya ada dua titik kerawanan keamanan menjelang Pilkada Serentak 2020. Yaitu keamanan berbasis isu lokalitas, dan keamanan siber.
"Kita harapkan nanti, mereka yang mengelola dari pihak kepolisian berkaitan dengan cyber, ya kita adakan patroli. Patroli siber, sehingga bisa kita lakukan antisipasi yang lebih baik," kata Ganjar, kemarin.
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menambahkan. Terkait dengan patroli siber, pihaknya sudah mempunyai unit khusus yang menangani persoalan itu.
"Patroli siber di kepolisian sudah ada unit sibernya, dan selama ini rutin kita terus lakukan patroli. Apalagi nanti dalam menjalankan tugas khusus kepolisian. Kalau semua wilayah, ada potensi penyebaran hoax lewat siber," ujar kapolda.
Sementara, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Muhammad Effendi menyatakan jika pihaknya siap membantu tugas-tugas kepolisian selama pelaksanaan pilkada serentak. Bahkan, personel TNI juga sudah disiapkan, untuk disebar ke sejumlah wilayah yang bakal menggelar pilkada serentak.
"Bahwa pada intinya, kita rapat koordinasi masalah kamtibmas. Pada intinya, TNI siap membantu Polri dan saat ini ada sepertiga kekuatan yang ada di kami. Kami punya 26 ribu pasukan yang ada, tetapi itu semuanya siap apabila situasi dan kondisi memungkinkan," ucap pangdam. (K-08)
0 komentar:
Posting Komentar