![]() |
Kecelakaan maut yang terjadi di Kecamatan Bumiayu, Brebes pada Minggu (20/5) kemarin melibatkan truk gandeng menabrak sejum- lah rumah di pinggir jalan serta beberapa motor dan mobil. Foto: ISTIMEWA |
Menurutnya, para pengusaha angkutan umum atau transportasi tidak hanya mengutamakan biaya irit dan keuntungan yang berlipat tapi mengesampingkan keselamatan.
Oleh karena itu, jelas Rukma, kendaraan-kendaraan yang tidak laik jalan harus ditindak tegas. Sehingga, kasus kecelakaan yang merenggut korban jiwa cukup banyak bisa dicegah.
"Saya mengimbau bagi pengusaha transportasi, agar betul-betul keadaan kendaraanya dicek and ricek kembali. Apalagi, kemarin dilihat bahwa tonase dari kendaraan itu sangat over, sehingga dengan muatan yang berlebihan rem jelas engga kuat dan engga mungkin berfungsi," kata Rukma, Senin (21/5).
Lebih lanjut politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan, sebelum masuk masa arus mudik Lebaran ia akan mengajak dinas terkait untuk melakukan pengecekan ke pool angkutan umum yang ada di Jateng. Tujuannya, untuk memastikan kembali kendaraan angkutannya sudah layak atau belum untuk dipakai sebagai sarana transportasi Lebaran di provinsi ini.
"Kita betul-betul cek, tidak hanya tanya, bener engga itu. Kalau tidak layak ya jangan diberi izin untuk jalan. Ini penting. Kalau tidak, kecelakaan-kecelakaan akan terus terjadi," pungkasnya. (K-08)
0 komentar:
Posting Komentar